Consumer Loyalty, not Consumer, is King

Ngutang satu posting dari kemarin. Terlalu disibukkan dengan kuis Manajemen Keuangan sampe gak sempet nulis. Dan hari ini semoga bisa nulis dua kali.

Gw akan coba mulai postingan hari ini dengan sebuah quote dari Om Steve Jobs.

“People don’t know what they want until you show it to them”

Ada yang keberatan gak dengan quote diatas? Kalo ada yang keberatan, sana tanya ama nisannya Om Steve. Hehe.

Gw setuju dengan quote ini. Analoginya sederhana. Gak usahlah kalian ribut sama teknologi dan gadget dan apalah yang akhir-akhir ini booming banget. Gw akan coba analogi paling sederhana. Benda paling sederhana yang jadi kebutuhan primer manusia.

Air.

Iya, air. Air yang biasa kalian minum itu loh, air mineral dalam kemasan (AMDK).

Siapa yang pernah menyangka kalo manusia kayak kita-kita ini bakal butuh AMDK? Dulu, waktu perusahaan AMDK paling ngetop saat ini di Indonesia (yang kalo kalian ke warung dan beli AMDK pasti nyebutnya merek produk ini) mengungkapkan ide tentang air minum yang dikemas, semua orang ketawa. Yaelah, dulu pada mikirnya, siapa yang butuh air mineral yang dikemas, trus disuruh beli pula? Kan udah ada air ledeng, bisa dimasak dan diminum. Tapi kenyataan berkata lain. Si produk AMDK ini sukses, dan semua orang kini beli produknya, mengasosiasikan produk AMDK dengan nama merek mereka. Bahkan sekarang, perusahaan AMDK ini dibeli sama perusahaan makanan asal Perancis yang gak kalah ngetop.

Cerita sukses perusahaan AMDK itu membuktikan quote Om Steve diatas, bahwa orang-orang kayak kita, gak akan pernah tau apa yang kita inginkan. Coba aja, dulu siapa yang butuh ponsel? Ponsel generasi awal yang gw liat di tahun 1990-an (yah ketauan deh gw tua), bentuknya ngalahin cobek mama kita di dapur. Gede, cuma bisa buat nelpon. Teknologi kemudian berkembang sangat pesat (kalo gak mau dibilang amit-amit pesatnya), hingga sekarang kita kenal ponsel yang kecil, mungil, ringan, tapi bisa segala macem, dari sekedar telepon, kirim email, chatting, video call, berkamera canggih, jadi organizer dan sebagainya.Dulu, harus bawa agenda, kamera, laptop, modem dan lain-lain. Tapi sekarang, cukup bawa ponsel aja. Belakangan ini, gw bahkan udah gak pernah bawa kamera saat travelling. Cukup bawa ponsel, tinggal klik, trus bisa langsung share ke semua sosial media yang ada. Mudah, murah, canggih dan efisien. Beberapa dosen gw bahkan menyebutkan perkembangan teknologi ponsel ini mematikan beberapa industri lain yang tergerus dengan kecanggihan si ponsel.

Kesimpulan yang bisa gw ambil disini adalah, bahwa konsumen tidak selalu menjadi raja. Betul, konsumen adalah pemangku kepentingan (bahasa kerennya stakeholder) terpenting dalam suatu bisnis karena dari konsumen-lah pendapatan utama bisnis tersebut diraih. Namun, tak semua keinginan konsumen harus dipenuhi. Riset mengenai apa yang diinginkan konsumen justru lebih mahal ketimbang riset mengenai kepuasan konsumen terhadap produk kita. Disinilah kreativitas produsen sangat diperlukan. Produsen harus menciptakan sesuatu yang tak pernah disangka-sangka oleh konsumennya, dan dapat membuat konsumen tertarik untuk membeli produk.

Tapi, jangan coba-coba untuk berinovasi terlalu jauh kalo kalian baru aja mulai bisnis. Inovasi emang dibutuhin, tapi yang terlalu jauh is a big no-no. Beberapa perusahaan mungkin sukses menciptakan produk yang inovatif, tapi yang paling penting adalah menciptakan produk yang terikat secara emosional dengan konsumennya. Menurut gw, konsumen yang loyal bakal beli apapun yang kalian luncurkan, meski cuman modifikasi dari produk sebelumnya.

Oke. Ini pendapat gw. Gw bukan ahli marketing, sih, jadi ini pastinya dangkal sekali… hehe…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s